February 27, 2024

Benjamin Britten adalah seorang pianis dan komposer Inggris yang menjadi tokoh sentral dalam musik klasik Inggris di abad ke-20. Ia memiliki karya-karya yang beragam, termasuk opera, musik vokal lainnya, musik orkestra dan kamar. Karya-karya terkenalnya antara lain opera Peter Grimes (1945), War Requiem (1962) dan The Young Person’s Guide to the Orchestra (1945). Ia juga merupakan pianis dan konduktor yang handal, yang sering memainkan dan merekam karya-karyanya sendiri maupun karya-karya komponis lainnya. Ia adalah komposer Inggris pertama yang mendapat gelar bangsawan seumur hidup karena jasanya dalam bidang musik.

Kehidupan Awal dan Pendidikan

Britten lahir pada tanggal 22 November 1913 di Lowestoft, Suffolk, Inggris, sebagai anak bungsu dari empat bersaudara dari pasangan Robert Victor Britten, seorang dokter gigi, dan Edith Rhoda, née Hockey, seorang guru amatir. ³ Ia menunjukkan bakat musik sejak kecil dan mulai belajar piano dengan ibunya. Ia kemudian belajar di Royal College of Music di London dengan John Ireland dan Arthur Benjamin. Ia juga belajar secara privat dengan komponis Frank Bridge, yang memberinya pengaruh besar dalam gaya komposisinya. Ia mulai menarik perhatian publik dengan karyanya yang berjudul A Boy Was Born (1933; direvisi 1958), sebuah variasi koral untuk paduan suara a cappella.

Selain menjadi komponis, Britten juga bekerja sebagai penulis musik untuk radio, teater, dan film. Ia bekerja sama erat dengan penyair W.H. Auden, yang menulis beberapa lirik untuk lagu-lagunya. Pada tahun 1937, variasi orkestra yang berjudul Variations on a Theme of Frank Bridge, membuatnya mendapat pengakuan internasional. Karya ini ditulis sebagai penghormatan kepada gurunya dan menunjukkan kemampuan Britten dalam mengolah bentuk-bentuk musik klasik dengan cara yang modern dan orisinal.

Karier dan Penghargaan

Britten memiliki karier yang sukses sebagai komponis opera. Ia menulis 15 opera sepanjang hidupnya, yang dianggap sebagai opera-opera Inggris terbaik sejak opera-opera Henry Purcell di abad ke-17. Opera pertamanya adalah Paul Bunyan (1941; libretto oleh Auden), sebuah operetta yang ditulis ketika ia tinggal di Amerika Serikat dari tahun 1939 hingga 1942. Opera terobosannya adalah Peter Grimes (1945; libretto oleh M. Slater berdasarkan puisi The Borough karya George Crabbe), yang membuatnya menjadi salah satu komponis opera terkemuka di abad ke-20. Opera ini menceritakan tentang seorang nelayan yang terasing dari masyarakatnya karena dituduh membunuh anak buahnya.

Kepribadian dan Gaya Permainan

Britten dikenal sebagai seorang komponis yang inovatif, kreatif, dan humanis. Ia tertarik pada berbagai tema sosial dan politik, seperti perang, perdamaian, keadilan, dan hak asasi manusia. Ia juga memiliki rasa humor yang cerdas dan suka bermain-main dengan kata-kata dan musik. Ia sering menulis musik untuk anak-anak dan pemain amatir, seperti opera Noye’s Fludde (1958), sebuah Missa Brevis (1959), dan kumpulan lagu Friday Afternoons (1935). Ia juga sering menulis musik dengan pemain tertentu dalam pikiran. Pasangan hidup dan profesionalnya yang paling penting adalah tenor Peter Pears, yang menjadi inspirasi dan kolaboratornya dalam banyak karya. Orang-orang lain yang ia tulis musik untuk mereka antara lain Kathleen Ferrier, Jennifer Vyvyan, Dennis Brain, Julian Bream, Dietrich Fischer-Dieskau, Osian Ellis dan Mstislav Rostropovich.

Britten juga merupakan pianis dan konduktor yang ulung, yang sering memainkan dan merekam karya-karyanya sendiri maupun karya-karya komponis lainnya. Ia memainkan dan merekam karya-karya Bach seperti Brandenburg Concertos, simfoni-simfoni Mozart , dan siklus lagu Schubert dan Schumann . Ia juga memimpin orkestra-orkestra terkenal seperti London Symphony Orchestra , English Chamber Orchestra , dan Covent Garden Opera Orchestra . Bersama dengan Pears dan libretis dan produser Eric Crozier, Britten mendirikan Festival Aldeburgh tahunan pada tahun 1948, dan ia bertanggung jawab atas pembuatan gedung konser Snape Maltings pada tahun 1967. Pada tahun terakhirnya, ia menjadi komponis pertama yang diberi gelar bangsawan seumur hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *