February 26, 2024

György Cziffra adalah seorang pianis virtuoso yang berasal dari Hongaria. Ia terkenal dengan kemampuannya dalam berimprovisasi dan memainkan karya-karya Liszt dengan cepat, berapi-api, namun penuh perasaan. Ia juga membuat beberapa transkripsi atau aransemen yang sangat sulit dari karya-karya orkestra untuk piano solo, seperti Konser untuk Biola No. 2 karya Brahms dan Konser untuk Biola No. 1 karya Paganini. Berikut adalah ulasan singkat tentang kehidupan dan karier pianis yang lahir pada 5 November 1921 di Budapest ini.

Latar Belakang dan Pendidikan

Cziffra lahir dari keluarga musisi Rom yang miskin di sebuah perkampungan di pinggiran Budapest. Ia mulai belajar piano dengan meniru latihan kakak perempuannya. Pada usia lima tahun, ia sudah bisa berimprovisasi sesuai dengan permintaan penonton di sebuah sirkus. Pada usia sepuluh tahun, ia masuk ke Konservatori Franz Liszt di Budapest, dan belajar dengan György Ferenczi dan Ernst von Dohnányi.

Cziffra mulai mengadakan konser di Hongaria, Belanda, dan Swedia. Ia menikah dengan Zuleika pada tahun 1941, sebelum ia masuk ke tentara Hongaria. Perang Dunia II menghentikan karier musiknya. Ia ditangkap oleh partisan Rusia dan menjadi tawanan perang. Setelah perang berakhir, ia dipenjara lagi oleh rezim komunis Hongaria pada tahun 1946. Ia bebas setahun kemudian, tetapi harus bekerja keras untuk menghidupi keluarganya dan mengembalikan teknik pianonya yang rusak akibat penyiksaan di penjara.

Gaya dan Repertoar

Cziffra dikenal sebagai pianis yang sangat perfeksionis dan individualis. Ia jarang membuat rekaman dan sering membatalkan konsernya karena alasan teknis atau kesehatan. Ia juga memiliki repertoar yang tidak terlalu luas, tetapi ia menguasai setiap karya yang ia mainkan dengan teknik yang luar biasa, kejelasan, kontrol warna nada, dan ekspresi. Ia sangat mahir dalam memainkan karya-karya komposer tertentu, seperti Liszt, Chopin, Schumann, Brahms, Debussy, Ravel, dan Rachmaninov.

Salah satu ciri khas Cziffra adalah kemampuannya dalam memainkan karya-karya Liszt yang sangat sulit dan menuntut. Ia mampu menciptakan efek yang dramatis dan spektakuler dengan kecepatan dan ketepatan tangannya yang luar biasa. Ia juga menunjukkan kepekaan dan kehalusan dalam memainkan karya-karya yang lebih lirik dan romantis. Beberapa rekaman terbaiknya adalah Transendental Études (termasuk Feux follets), Hungarian Rhapsodies (termasuk No. 2), Sonata in B minor, dan Mephisto Waltz No. 1.

Pengajaran dan Warisan

Selain menjadi pianis, Cziffra juga menjadi guru piano dan memberikan kelas master. Beberapa muridnya adalah Jean-Philippe Collard dan Pascal Amoyel. Ia juga mendirikan sebuah festival musik di Senlis, Prancis pada tahun 1974.

Cziffra meninggal pada 15 Januari 1994 di Senlis karena serangan jantung. Ia meninggalkan warisan sebagai salah satu pianis paling berbakat dan menginspirasi abad ke-20.

Rekaman dan Penghargaan

Cziffra tidak banyak membuat rekaman selama hidupnya, karena ia sangat perfeksionis dan individualis. Ia juga sering membatalkan konsernya karena alasan teknis atau kesehatan. Ia juga memiliki repertoar yang tidak terlalu luas, tetapi ia menguasai setiap karya yang ia mainkan dengan teknik yang luar biasa, kejelasan, kontrol warna nada, dan ekspresi. Ia sangat mahir dalam memainkan karya-karya komposer tertentu, seperti Liszt, Chopin, Schumann, Brahms, Debussy, Ravel, dan Rachmaninov.

Salah satu ciri khas Cziffra adalah kemampuannya dalam memainkan karya-karya Liszt yang sangat sulit dan menuntut. Ia mampu menciptakan efek yang dramatis dan spektakuler dengan kecepatan dan ketepatan tangannya yang luar biasa. Ia juga menunjukkan kepekaan dan kehalusan dalam memainkan karya-karya yang lebih lirik dan romantis. Beberapa rekaman yang dianggap legendaris adalah:

  • Liszt: Transendental Études (termasuk Feux follets), Hungarian Rhapsodies (termasuk No. 2), Sonata in B minor, dan Mephisto Waltz No. 1
  • Chopin: Andante spianato et Grande polonaise brillante, Op.22, Ballade, Op.52, Barcarolle, Op.60, Berceuse, Op.57, Bolero, Op.19, Etudes (Op.10 & Op.25), Fantaisie-Impromptu, Op.66, Fantaisie, Op.49, Impromptus (Op.29-51), Krakowiak, Op.14, Nocturnes (Op.9 & Op.27), Piano Concerto, Op.11, Piano Sonatas (Op.35 & Op.58), Polonaises (Op.26-61), Prelude, Op.28 No.16, Scherzo, Op.31, Variations brillantes, Op.12, Waltzes (B.21-150 & Op.18-70)
  • Brahms: Variations on a Theme by Paganini – Heft I & Heft II, Op.35
  • Debussy: Children’s Corner
  • Ravel: Gaspard de la nuit
  • Rachmaninov: Piano Concerto No. 4 in G minor

Cziffra juga mendapat beberapa penghargaan sebagai pengakuan atas kontribusinya di bidang musik klasik. Ia mendapat Medali Emas dari Presiden Prancis pada tahun 1977 dan menjadi anggota kehormatan Royal Academy of Music di London pada tahun 1984.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *